Wednesday, 21 February 2018

Pemberdayaan Masyarakat Non Produktif Melalui Keterampilan Pembuatan Tawas dari Limbah Kaleng Bekas Minuman

A. Pendahuluan

Pada tahun 2017, Yayasan Pendidikan Islam Saefulloh Assa'diyyah (YAPISA) menjalin kerja sama dengan Universitas Pakuan. YAPISA menjadi mitra ke-2 sedangkan mitra ke-1 nya adalah warga RW 10 Desa Leuwiliang Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor. Adapun kerjasama yang dijalin adalah dalam hal pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pembuatan tawas dari limbah kaleng bekas minuman. Perlu diketahui, tawas yang memiliki rumus kimia KAl(SO4)2  adalah suatu koagulan. Koagulan adalah suatu zat yang dapat mengendapkan partikel-partikel koloid yang menjadi pengotor air sehingga air menjadi bersih.

B. Tahapan Kegiatan yang Telah Terlaksana

1. Sosialisasi

Sosialisasi Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Pemberdayaan Masyarakat Non Produktif Melalui Keterampilan Pembuatan Tawas Menggunakan Bahan Baku Limbah Kaleng Bekas kami lakukan di lokasi kegiatan pada tanggal 12 April 2016 sebagai upaya untuk menyampaikan informasi adanya program kegiatan ini serta manfaatnya bagi masyarakat, sekaligus kami meminta komitmen mereka untuk mengikuti kegiatan ini secara tuntas pada setiap tahap kegiatannya. Sosialisasi ini dihadiri oleh 21 orang warga masyarakat, ibu-ibu rumah tangga non produktif yang siap mengikuti kegiatan ini pada tahap-tahap selanjutnya. Mereka sangat tertarik dan  antusias dengan adanya kegiatan ini, meskipun mereka sangat minim dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Mereka sangat menantikan kegiatan-kegiatan seperti ini, yang sangat bermanfaat bagi mereka untuk menambah ilmu pengetahuan bahkan keterampilan yang dapat mereka manfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Di bawah ini dapat dilihat foto pada saat sosialisasi kegiatan oleh Tim Pengabdian Pada Masayarakat yang dihadiri oleh masyarakat non produktif yaitu ibu-ibu rumah tangga di Desa Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.



Gambar 1 Dokumentasi Pada Saat Sosialisasi Program

2. Penyuluhan

Penyuluhan tata cara pembuatan tawas dengan menggunakan bahan baku limbah kaleng bekas minuman sudah dilakukan pada tanggal 10 Juli 2017. Penyuluhan ini diberikan agar masyarakat dapat mengetahui dengan jelas bagaimana proses pembuatan tawas, alat dan bahan apa saja yang digunakan, serta bagaimana cara menggunakan alat dan bahan tersebut.

Pada pelaksanaannya, penyuluhan tata cara pembuatan tawas menggunakan bahan baku limbah kaleng bekas minuman ini dihadiri oleh 23 orang. Jumlah ini lebih banyak daripada pada saat sosialisasi program. Hal ini menunjukkan bahwa telah terjadi penyebaran informasi antara masyarakat mengenai program ini yang kemudian menarik perhatian sehingga ingin ikut terlibat dalam program ini.


Gambar 2 Penyuluhan tentang Tawas



3. Proses Pembuatan Tawas Bagian 1

Pelatihan pembuatan tawas dengan menggunakan bahan baku limbah kaleng bekas minuman bagian 1 meliputi proses pembersihan limbah kaleng bekas minuman dari plastik dan pewarna yang menempel pada dinding kaleng dengan menggunakan amplas. Pelatihan yang dilakukan pada tanggal 19 Juli 2017 ini dihadiri oleh 23 orang. Peserta yang hadir pada pelatihan ini sama dengan yang hadir pada saat penyuluhan. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat antusias ingin mengikuti setiap tahapannya dalam pelatihan pembuatan tawas dengan menggunakan bahan baku limbah kaleng bekas lingkungan.


Gambar 3 Mitra sedang melakukan pengampelasan kaleng


4. Proses Pembuatan Tawas Bagian 2

Pelatihan pembuatan tawas dengan menggunakan bahan baku limbah kaleng bekas minuman bagian 2 meliputi proses pemotongan kaleng bekas minuman yang sudah diamplas dengan menggunakan gunting kaleng sampai ukuran yang sangat kecil kira-kira (0,5 x 0,5) cm. Pelatihan yang dilaksanakan pada tanggal 02 Agustus 2017 ini juga dihadiri oleh 23 orang. Peserta yang hadir pada pelatihan ini juga sama dengan yang hadir pada pelatihan pengampelasan limbah kaleng bekas minuman. Hal ini menunjukkan konsistensi mereka dalam mengikuti pelatihan.


Gambar 4 Mitra sedang menggunting kaleng yang sedang di ampelas


5. Proses Pembuatan Tawas Bagian 3

Pelatihan pembuatan tawas dengan menggunakan bahan baku limbah kaleng bekas minuman bagian 3 meliputi proses mereaksikan potongan kaleng dengan Kalium Hidroksida (KOH) dan Asam Sulfat (H2SO4). Pelatihan yang dilaksanakan pada tanggal 09 Agustus 2017 ini juga dihadiri oleh 23 orang. Pada saat pelatihan mereka terlihat masih takut dan ragu-ragu dalam menggunakan bahan kimia tersebut. Namun dengan adanya bantuan dari laboran akhirnya proses ini pun berhasil dilakukan.


Gambar 5 Mitra melakukan proses reaksi antara potongan kelang bekas 
dengan KOH dan H2SO4 dipandu oleh Tim Pelaksana IbM

Kristal tawas tidak langsung terbentuk, melainkan harus ditunggu dulu dengan cara disimpan di tempat yang dingin.

Itulah beberapa pengalaman kami bekerja sama dengan Universitas Pakuan. Mudah-mudahan ke depannya kegiatan kerja sama seperti ini dapat terjalin kembali.

Sanggar Kimia - M. Fathurrahman - Miskonsepsi tentang Mendidih

Sunday, 2 July 2017

Perkembangan Hafalan Santri


                                                                Tempat Pendaftaran

Alhamdulillahirobbila'lamiin tahun ajaran 2016/2017 sudah selesai. Santri-Santri sudah hafal Qur'an. Ada pun rinciannya:

Tingkat SMP kelas VII
M. Khairuddin Zaki : Juz 30 dan Juz 29
Eko Susilo : Juz 30
Irfan Fahmi : Juz 30
Indah Dwi Lestari : Juz 30
Rama Ruhmawati : Juz 30
Mutiara Az Zahra : Juz 30

Tingkat SD
kelas I Sudah hafal surat An-Naba, An-Naziat, Abasa, At-Takwir, Al-Infitar, dan Al-Muthofifin
kelas II sudah hafal surat An-Naba, An-Naziat, Abasa, At-Takwir, Al-Infitar,  Al-Muthofifin, Al-Inshiqaq, dan Al-Buruj
Kelas III sudah hafal An-Naba, An-Naziat, Abasa, At-Takwir, Al-Infitar,  Al-Muthofifin, Al-Inshiqaq, Al-Buruj, At-Tariq, Al'Ala', Al-Ghasiyah, Al-Fajr, dan Al-Balad

Tingkat PAUD
Sudah hafal surat-surat pendek sehari-hari: doa sebelum dan bangun tidur, doa makan dan sesudahnya, doa masuk-keluar masjid, doa larangan makan dan minum sambil berdiri, doa masuk-keluar kamar mandi, doa berwudhu dan doa berpakaian. Surat-Surat yang sudah dihafal dari Surat An-Nash-Surat At-Takasur.

Yuk sekarang bergabung dengan kami di Pondok Pesantren Bina Dakwah Yayasan Pendidikan Islam Saefulloh Assa'diyyah, di Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Informasi  SMS/Telepon/WA: 085215912873